PENGARUH KONSUMSI JAMU KUNYIT ASAM TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA REMAJA DI STIKES KENDEDES MALANG
Dismenore adalah nyeri perut bagian bawah yang kadang meluas ke
pinggang, punggung bawah dan paha. Penanganan dismenore dapat dilakukan
secara farmakologis menggunakan obat-obatan anti nyeri dan obat golongan non
stroid anti prostaglandin. Dan non-farmakologis yaitu dengan mengkonsumsi
minuman herbal seperti kun yit asam sebagai pengurang rasa nyeri. Serta Serta
melalui distraksi, relaksasi, imajinasi terbimbing, kompres hangat atau dingin.
Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui Pengaruh Konsumsi Jamu Kunyit Asam
terhadap Penurunan Nyeri Haid pada Remaja di Stikes Kendedes Malang. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi experimental pre-post test
tanpa kelompok pembanding. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswi
Kebidanan Stikes Kendedes Malang yang berjumlah 20 orang. Analisis data yang
digunakan adalah Univariat dan Bivariat. Dimana analisis bivariat menggunakan
Uji Pairet t test. Sebelum pemberian jamu kunyit asam di dapatkan rata-rata 6,65
dan setelah pemberian jamu kunyit asam di dapatkan rata-rata 2,35 yang berarti
ada penurunan skala nyeri haid sebelum dan sesudah pemberian jamu kunyit asam
sebanyak 4,30. Berdasarkan uji statistik terdapat pengaruh yang signifikan jamu
kunyit asam terhadap penurunan nyeri haid pada mahasiswi dengan p = < 0,001.
Jamu kunyit asam merupakan salah satu cara terapi non farmakologi yang dapat
dilakukan untuk menurunkan nyeri haid.
Detail Information
Citation
. (2025).PENGARUH KONSUMSI JAMU KUNYIT ASAM TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA REMAJA DI STIKES KENDEDES MALANG.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd